TIDAK MERASA TERHILANG

By on 4-16-2015 in Miscellaneous

Di bawah Singapore Flyer ini, cucu saya, Stevan, tiba-tiba hilang, dan yang paling merasa bertanggung jawab adalah saya, karena saya yang selama ini mendorong stroler-nya dengan senang dan bangga ke mana-mana. Stroler yang saya dorong masih sama beratnya, eh betapa kagetnya ternyata … itu hanya tas-tas, dan Stevannya hilang, langsung kami serentak nggembor “lho Stevan mana? Stevan hilang” semua panik dan bagi tugas mencarinya ke semua arah, maminya, Mira mencari di sungai buatan, kalau2 jatuh di air, besan dan saya serta papinya, Geoffrey lari ke sana kemari sambil teriak2 memanggil namanya… syukurlah, akhirnya ketemu jauh di depan ayam goreng Popeye; kami sedih, cemas dan panik, tetapi Stevannya malah tertawa-tawa, karena ia tidak merasa terhilang. Ternyata ia sedang tertarik dan mengukur berapa panjang rantai kuning plastik pembatas taman itu… whe lha dala! weleh2, terhilang dan tersesat tetapi tidak menyadari dirinya terhilang. Di hadapan Allah orang berdosa dinyatakan tersesat dan terhilang, (baca: Lukas 15 dan Yesaya 53:6) tetapi ada begitu banyak orang yang tidak merasa dirinya terhilang, sampai dirinya bangkrut dan terhanyut hampir mati dalam hiruk pikuk dunia yang “menarik ini”. Puji syukur bagi Tuhan Yesus, Gembala yang baik itu mau menjangkau domba yang terhilang, walaupun seekor dicarinya, dan untuk sementara meninggalkan 99 ekor; dan yang seekor itu adalah saya; maka saya berupaya ganti mencari siapapun yang terhilang. “Softly and tenderly Jesus is calling; calling for you and for me…”

Singapore Flyer

IMG_3142 - Copy

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *