line line

1+1=2 dan 1-1=0

VN:F [1.9.1_1087]
Rating: 5.0/5 (1 vote cast)

Roma 12:17-21

Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!.”

Kalau anda dijahati seorang dan membalasnya dengan jahat, penjahatnya jadi berapa? Penjahatnya jadi dua, penjahat tadi plus anda yang terpancing ikut menjadi penjahat. Bukankah rumusnya 1 + 1 = 2. Sebaliknya kalau anda ingin  membantu menghilangkan kejahatan, rumusnya 1 – 1 = 0, balaslah kejahatan dengan kebaikan. Demikian inti dari Roma 12:17-21 kalau kita rumuskan.

Mengapa kita dilarang membalas kejahatan dengan kejahatan? Karena pembalasan itu adalah haknya Allah, yang mahatahu, maha adil dan benar (Rom. 12:19) Alasan yang lain, mau berdamai atau tidak itu kuncinya ada pada kita (Rom. 12:18); mau memperbesar atau mau memperkecil masalah.

Sebaliknya, kekerasan hasilnya justeru merusak:

  • Secara psikologis “reaksi lebih besar dari pada aksi”; aksi kekerasan akan menimbulkan reaksi kekerasan yang lebih hebat lagi. Semisal anda tanpa sengaja meludahi orang, orang itu serta merta akan marah sambil meludahi dan menempeleng anda.
  • Kekerasan akan menimbulkan balas dendam turun temurun; lihat saja cerita-cerita silat dan kungfu sampai puluhan serie isinya balas dendam.
  • Anak-anak dan wanita bisa dirusak lewat kekerasan massa; mereka berani menjarah, merampok dan membakar.
  • Merusak pendidikan; mendidik anak dengan kekerasan akan menuai anak yang keras bahkan bisa menjadi bumerang yang kelak melawan orang tuanya sendiri.
  • Merusak kesehatan; mendengar musik yang keras melampaui 80 Db merusak telinga dan menimbulkan gangguan jantung.
  • Membalas kejahatan dengan kejahatan justeru akan menambah jumlah penjahat.

Sebaliknya Yesus menjanjikan: “Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.” (Mat. 5:5) Dan rasul Paulus menasihatkan: “Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” (Ef. 4:31-32).

Refleksi

Mintalah dipenuhi Roh Kudus, karena: kasih, damai, sukacita dan lemah lembut serta kesabaran adalah buah Roh.

(Gal. 5:22-23)

1+1=2 dan 1-1=0, 5.0 out of 5 based on 1 rating

line
footer
Join Good Neighbour Society to have your own website.