line line

Awas Racun!

VN:F [1.9.1_1087]
Rating: 3.7/5 (3 votes cast)

II Timotius 4:1-5

”… akan datang waktunya,  orang tidak dapat  lagi menerima ajaran  sehat, tetapi mereka mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telingannya.” (II Tim. 4:3)

Ini kisah nyata yang dialami oleh keponakan saya.  Pulang dari sekolah ia yang merasa lapar dan haus, melihat ada secangkir “teh” di atas meja mesin jahit, ia langsung mereguknya. Ternyata itu bukan teh tetapi racun serangga (endryn?), ia berteriak-teriak kesakitan. Pada waktu itu tidak ada seorang lainpun di rumah. Tetapi saya tiba pada saat yang  tepat, Segera saya mengajak dia ke dapur dan  memaksanya untuk minum sebanyak mungkin minyak kelapa untuk memuntahkan dan menawarkan racun.  Puji Tuhan, ia bisa muntah dan langsung dibawa ke dokter. Meskipun malamnya sempat beberapa kali kejang, ia terselamatkan. Saya yakin, Tuhanlah yang mengutus saya pada saat yang tepat.           Mengapa peristiwa seperti itu bisa terjadi? Orang salah makan dan minum racun? Jawabnya, di samping ada dorongan nafsu haus/lapar, ada makanan dan minuman yang nampaknya menarik, tetapi belum tentu enak, dan yang nampaknya enak belum tentu sehat.

Dalam hal makanan rohani, kitapun harus senantiasa waspada, khususnya di jaman akhir ini, akan bermunculan makanan dan minuman rohani yang belum tentu enak dan kalau toh enak belum tentu sehat. Rasul Paulus sudah jauh-jauh waktu sebelumnya mengingatkan Timotius sebagai gembala sidang muda di Efesus untuk mewaspadai hal itu. Orang-orang akan bosan mendengar ajaran yang sehat (mungkin cara penyampaian atau ilustrasinya tidak menarik dsb.) lalu mencari guru-guru sendiri, yang lucu dan menarik, kalau perlu didatangkan di rumahnya dengan biaya yang mahal, bukan untuk memuaskan jiwa dan rohnya tetapi “memuaskan keinginan telinganya”.

Demikianlah, terhadap makanan rohanipun kita harus berhati-hati, karena yang disampaikan secara menarik, belum tentu sehat dan bisa merugikan jiwa kita sendiri. AC.

Refleksi

Walaupun hanya dibacakan saja, kalau itu Firman Tuhan, adalah lebih sehat daripada khotbah yang menggelegar dan ilustrasi menarik yang hanyalah dongeng belaka. (Wahyu 1:3)

Awas Racun!, 3.7 out of 5 based on 3 ratings

line
footer
Join Good Neighbour Society to have your own website.